Sudah lama nih gak pernah nulis blog, rasanya jadi kaku lagi. Berhubung kemaren-kemaren saya sibuk, jadi ga sempet deh luangin waktu wat ngetik, tapi untungnya teman saya ada yang ngingetin tuh. Untung saya masih punya teman yang baik terimakasih ya allah.. n thx for my best friend..
Ternyata manusia butuh di ingatkan ya, terkadang kita lupa dengan kewajiban kita dan melupakan hal yang seharusnya dilakukan apalagi kalau kita lagi labil kita butuh banget tuh seseorang yang bisa memberikan support kepada kita dan terutama orang yang selalu mengingatkan kita akan hal-hal yang baik. Dan berkat teman saya itu saya jadi sadar kalau kita tuh ga bakalan selalu dalam keadaan stabil, kita pasti akan mengalami drop maka dari itu kita harus mendengarkan nasihat orang lain.
Apa fungsinya pendengaran jika kita ga mau dengerin orang lain dan selalu merasa diri sendiri lebih benar. Bersyukurlah orang-orang yang bisa mendengar apalagi jika kata-kata yang selalu di lontarkan ke telinga kita adalah kata-kata yang baik dan mengandung manfaat, itu berarti tuhan menyayanginya dengan memberikan dia hal-hal yang baik yang disampaikan lewat orang lain yaitu lewat ucapan orang lain. Dan bagi yang selalu mendengar hal-hal yang burukpun harus bersyukur, itu berarti tuhan memberikan ia ujian yang akan menjadi kekuatan jika ia tidak mendengarkan kata-kata yang buruk itu dan bisa menjalankan kebenaran sebagaimana seharusnya tanpa terpengaruh ucapan-ucapan atau bisikan-bisikan sesat (ajakan setan), dan jika ia bisa melalui semua itu dengan baik pasti ia akan menjadi orang yang hebat.
Terkadang apa yang di ucapkan orang lain mungkin membosankan namun kita tidak perlu marah ataupun tersinggung dengan ucapan mereka kita ambil yang yang baiknya saja, terkadang apa yang disampaikan orang lain ada benarnya juga.
Banyak orang di dunia ini yang kurang menyadari pentingnya membangun hidup. Hidup akan lebih sulit jika kita tidak memiliki keinginan untuk membangunya menjadi lebih baik, perubahan hidup hanya akan terjadi jika kita belajar membangun hidup.
Laman
Melz "Collection"
Selamat Datang
Dec 23, 2010
Dec 4, 2010
Kekayaan dapat menyesatkan
Pernah dengar ga, harta dapat membuat orang menjadi lupa diri. Pasti kalian pernah menemukan kalimat itu, mungkin kalian temui di ayat al-qur'an atau hadist, atau mendengar dari dakwahnya para ulama atau guru agamamu.
Ternyata memang benar, bahwa harta dapat menyesatkan kita, semakin lengkap hidup kita kita akan semakin malas , karena biasanya apabila kita telah menemukan apa yang kita cari kita akan merasa puas dan apa yang kita miliki sehingga kita malas untuk berusaha mencari yang lainya. Mungkin kalimat tersebut sulit dipahami maksudnya, jadi biar saya jelaskan dengan contoh di bawah ini:
Ada seorang anak lelaki hidup dari keluarga sederhana, ia selalu merasa bahwa hidupnya kurang lengkap, karena ia idak seperti teman-temannya yang lain yang memiliki peralatan tekhnologi yang canggih dan lengkap, teman-temannya punya banyak uang, Handphone, Kamera, Laptop, dan memiliki kendaraan pribadi. Anak laki-laki itu selalu bermimpi dapat memiliki barang-barang seperti temanya tapi dia pun tidak tinggal diam, dia selalu berusaha keras dengan rasa ingin tahu yang besar ia selalu minta di ajarkan temanya cara menggunakan HP, kamera, laptop, bahkan cara mengemudikan mobil. Tak lama kemudian impianya terwujud ia memilki semua yang di inginkanya. Ia punya Uang yang banyak, Hanphone yang canggih, kamera, laptop, dan mobil.
Namun apa yang terjadi sungguh menyedihkan. Setelah ia memiliki semuanya hidupnya menjadi berantakan dan tak berarah, ia merasa hidupnya sudah lengkap, dan merasa tidak ada lagi yang perlu ia cari karena semua sudah ada di tanganya. Ia yang dulunya pekerja keras, rajin, dan selalu belajar kini menjadi pemalas, dan harta yang dimilikinya ia gunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, Handphone nya digunakan untuk telepon-teleponan dengan wanita-wanita yang tak jelas, kameranya dipakai untuk memoto dan merekam gambar-gambar yang tidak bermoral begitu juga dengan laptopnya, dan mobilnya ia gunakan untuk jalan-jalan dengan teman-temanya ke tempat-tempat yang tidak berguna.
Dari cerita di atas, kita dapat melihat bahwa kekayaan bisa menyesatkan,dan kekayaan bukanlah hal utama yang harus kita cari, harta atau kekayaan yang kita miliki merupkan ujian yang allah berikan kepada kita, dan semuanya akan bermanfaat jika kita menyadari bahwa semua itu adalah untuk di manfaatkan bukan untuk memenuhi kepuasan. Jika kita tidak bisa mengendalikan diri kita kita akan lupa diri, namun jika kita beriman kita tidak akan sampai menjadi orang sesat.
Maka dari itu jangan pernah berhenti untuk bekerja keras melakukan yang terbaik.
Ternyata memang benar, bahwa harta dapat menyesatkan kita, semakin lengkap hidup kita kita akan semakin malas , karena biasanya apabila kita telah menemukan apa yang kita cari kita akan merasa puas dan apa yang kita miliki sehingga kita malas untuk berusaha mencari yang lainya. Mungkin kalimat tersebut sulit dipahami maksudnya, jadi biar saya jelaskan dengan contoh di bawah ini:
Ada seorang anak lelaki hidup dari keluarga sederhana, ia selalu merasa bahwa hidupnya kurang lengkap, karena ia idak seperti teman-temannya yang lain yang memiliki peralatan tekhnologi yang canggih dan lengkap, teman-temannya punya banyak uang, Handphone, Kamera, Laptop, dan memiliki kendaraan pribadi. Anak laki-laki itu selalu bermimpi dapat memiliki barang-barang seperti temanya tapi dia pun tidak tinggal diam, dia selalu berusaha keras dengan rasa ingin tahu yang besar ia selalu minta di ajarkan temanya cara menggunakan HP, kamera, laptop, bahkan cara mengemudikan mobil. Tak lama kemudian impianya terwujud ia memilki semua yang di inginkanya. Ia punya Uang yang banyak, Hanphone yang canggih, kamera, laptop, dan mobil.
Namun apa yang terjadi sungguh menyedihkan. Setelah ia memiliki semuanya hidupnya menjadi berantakan dan tak berarah, ia merasa hidupnya sudah lengkap, dan merasa tidak ada lagi yang perlu ia cari karena semua sudah ada di tanganya. Ia yang dulunya pekerja keras, rajin, dan selalu belajar kini menjadi pemalas, dan harta yang dimilikinya ia gunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, Handphone nya digunakan untuk telepon-teleponan dengan wanita-wanita yang tak jelas, kameranya dipakai untuk memoto dan merekam gambar-gambar yang tidak bermoral begitu juga dengan laptopnya, dan mobilnya ia gunakan untuk jalan-jalan dengan teman-temanya ke tempat-tempat yang tidak berguna.
Dari cerita di atas, kita dapat melihat bahwa kekayaan bisa menyesatkan,dan kekayaan bukanlah hal utama yang harus kita cari, harta atau kekayaan yang kita miliki merupkan ujian yang allah berikan kepada kita, dan semuanya akan bermanfaat jika kita menyadari bahwa semua itu adalah untuk di manfaatkan bukan untuk memenuhi kepuasan. Jika kita tidak bisa mengendalikan diri kita kita akan lupa diri, namun jika kita beriman kita tidak akan sampai menjadi orang sesat.
Maka dari itu jangan pernah berhenti untuk bekerja keras melakukan yang terbaik.
Dec 2, 2010
Menikmati hidup
Manusia tidak lepas dari sikap egois, bahkan ada juga yang melakukan berbagai cara demi mewujudkan impianya, tanpa pikir panjang banyak orang yang salah mengambil jalan keluar, mereka hanya memikirkan kerja keras yang dapat menghasilkan namun tidak memikirkan hal lain yang berada di sekitarnya, bahkan ada juga yang sampai melupakan dirinya sendiri karena saking sibuknya dengan pekerjaan mereka.
Kerja keras memang menjadi salah satu hal yang dapat membawa kesuksesan seseorang namun orang yang tidak meluangkan waktu mereka untuk hal lain tidak akan merasakan kesenangan, mereka hanya akan terus di sibukan dengan pekerjaanya, apalagi orang yang tidak mau membagi waktu dengan hal lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaanya, apa yang ia dapatkan pasti akan terasa hambar, karena ia tidak mempunyai kehidupan yang berwarna. Dunia mereka hanya 1, hanya yang menurut mereka menguntungkan dan membawa hasil.
Menurut saya sikap seperti itu bukanlah sikap yang profesional, keputusan seseorang untuk menjadi apa dirinya di dunia, memang dirinya sendirilah yang menentukan, tapi bagi yang demikian apa kalian mau mendapatkan semua yang kalian pernah impikan tapi tidak merasakan hal lain yang mestinya kalian dapatkan juga, misalnya berkumpul dan bercanda tawa dengan teman lama atau keluarga.
Sebagai manusia semuanya pasti sama, membutuhkan kelengkapan dalam hidup mereka. Memang jarang orang mempunyai segalanya, namun jangan sampai juga menjadi orang yang hanya mendapatkan 1 hal tapi kehilangan yang lainya.
Hidup ini perlu berbagi, jangan egois bersama keinginan diri sendiri, pikirkanlah hal lain yang dapat kamu nikmati. Dengan begitu kamu akan merasakan nikmatnya hidup bersama hal-hal di sekelilingmu dengan penuh arti.
Kerja keras memang menjadi salah satu hal yang dapat membawa kesuksesan seseorang namun orang yang tidak meluangkan waktu mereka untuk hal lain tidak akan merasakan kesenangan, mereka hanya akan terus di sibukan dengan pekerjaanya, apalagi orang yang tidak mau membagi waktu dengan hal lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaanya, apa yang ia dapatkan pasti akan terasa hambar, karena ia tidak mempunyai kehidupan yang berwarna. Dunia mereka hanya 1, hanya yang menurut mereka menguntungkan dan membawa hasil.
Menurut saya sikap seperti itu bukanlah sikap yang profesional, keputusan seseorang untuk menjadi apa dirinya di dunia, memang dirinya sendirilah yang menentukan, tapi bagi yang demikian apa kalian mau mendapatkan semua yang kalian pernah impikan tapi tidak merasakan hal lain yang mestinya kalian dapatkan juga, misalnya berkumpul dan bercanda tawa dengan teman lama atau keluarga.
Sebagai manusia semuanya pasti sama, membutuhkan kelengkapan dalam hidup mereka. Memang jarang orang mempunyai segalanya, namun jangan sampai juga menjadi orang yang hanya mendapatkan 1 hal tapi kehilangan yang lainya.
Hidup ini perlu berbagi, jangan egois bersama keinginan diri sendiri, pikirkanlah hal lain yang dapat kamu nikmati. Dengan begitu kamu akan merasakan nikmatnya hidup bersama hal-hal di sekelilingmu dengan penuh arti.
Nov 24, 2010
Untuk apa aku disini
Untuk apa aku disini adalah sebuah kata yang tepat untuk menanyakan kepada diri kita sendiri mengenai maksud kedatangan kita pada suatu tempat, dengan selalu bertanya pada diri kita (untuk apa aku disini) kita akan di ingatkan akan tujuan dan maksud kedatangan kita di tempat yang sedang kita diami sekarang ini.
Pertanyaan "untuk apa aku disini" sangat baik sekali di gunakan dalam kehidupan sehari-hari, apalagi bagi orang-orang yang ingin berhasil kalimat "untuk apa aku disini" akan sangat membantu mengingatkan tujuan keberadaanya saat itu. Karena banyak sekali orang-orang yang tidak mengetahui maksud dan tujuanya datang ke suatu tempat tertentu, kebanyakan orang melupakan tujuanya yang sudah mereka rencang tapi malah melakukan hal lain yang sama sekali belum direncanakan sebelumnya hal itu terjadi karena mereka tidak pernah bertanya pada diri mereka sendiri.
Menurut saya pertanyaan "Mengapa aku disini" bisa di gunakan dimanapun kita berada. Contohnya; kamu sedang berada di ruang perpustakaan, sesampainya disana kamu malah ketawa-ketawa dengan temanmu dan membicarakan hal yang tidak jelas dan bahkan sampai kamu keluar dari perpus kamu tidak mendapatkan apa-apa, yang tadinya niat mau membaca malah jadi ngomongin orang. Namun saya yakin pasti kejadianya akan lain jika saat di perpus kamu bertanya pada dirimu "untuk apa aku disini" begitu kamu mengucapkan kata tersebut pasti kamu akan mengingat tujuan kamu datang ke perpus dan pasti kamu akan menjalankan niat kamu untuk membaca.
Jadi mengapa tidak, untuk menerapkan pertanyaan pegangan "untuk apa aku disini" pada kehidupan sehari-hari, tapi jika kamu mau membuat pertanyaan sendiri ga ada salahnya ko, yang penting pertanyaan yang jadi pegangan kamu itu bisa membuat kamu lebih disiplin.
Pertanyaan "untuk apa aku disini" sangat baik sekali di gunakan dalam kehidupan sehari-hari, apalagi bagi orang-orang yang ingin berhasil kalimat "untuk apa aku disini" akan sangat membantu mengingatkan tujuan keberadaanya saat itu. Karena banyak sekali orang-orang yang tidak mengetahui maksud dan tujuanya datang ke suatu tempat tertentu, kebanyakan orang melupakan tujuanya yang sudah mereka rencang tapi malah melakukan hal lain yang sama sekali belum direncanakan sebelumnya hal itu terjadi karena mereka tidak pernah bertanya pada diri mereka sendiri.
Menurut saya pertanyaan "Mengapa aku disini" bisa di gunakan dimanapun kita berada. Contohnya; kamu sedang berada di ruang perpustakaan, sesampainya disana kamu malah ketawa-ketawa dengan temanmu dan membicarakan hal yang tidak jelas dan bahkan sampai kamu keluar dari perpus kamu tidak mendapatkan apa-apa, yang tadinya niat mau membaca malah jadi ngomongin orang. Namun saya yakin pasti kejadianya akan lain jika saat di perpus kamu bertanya pada dirimu "untuk apa aku disini" begitu kamu mengucapkan kata tersebut pasti kamu akan mengingat tujuan kamu datang ke perpus dan pasti kamu akan menjalankan niat kamu untuk membaca.
Jadi mengapa tidak, untuk menerapkan pertanyaan pegangan "untuk apa aku disini" pada kehidupan sehari-hari, tapi jika kamu mau membuat pertanyaan sendiri ga ada salahnya ko, yang penting pertanyaan yang jadi pegangan kamu itu bisa membuat kamu lebih disiplin.
Nov 22, 2010
Memotivasi diri sendiri
Malas, adalah sebuah kata yang sudah tidak aneh lagi untuk kita dengar, setiap hari pasti ada saja perasaan malas untuk mengerjakan sesuatu hal, sehingga pekerjaan kita tidak pernah beres gara-gara kita malas. Perasaan malas pasti pernah dialami oleh siapapun, dan bahkan orang yang aktif pun pasti sesekali pernah merasa malas untuk melakukan aktivitasnya,namun semua itu kembali lagi pada diri kita pada mampu atau tidaknya kita mengendalikan diri kita, apakah kita akan mengikuti perasaan malas itu lalu kemudian kita tidak pernah selesai melakukan suatu pekerjaan yang ingin kita kerjakan yang akhirnya kita mendapatkan kekecewaan dan rasa kesal karena pekerjaan kita jadi terasa semakin sulit untuk dikerjakan, atau kita akan berusaha untuk membangunkan diri kita dari rasa malas tersebut?
Alangkah baiknya kita memotivasi diri sendiri untuk mengubah rasa malas itu menjadi semangat, karena bila kita malas terus-menerus kita tidak akan pernah mendapatkan hal yang kita inginkan, seperti ingin merubah penampilan, kemampuan, atau ingin mendapatkan uang misalnya, semua itu tidak akan pernah terwujud jika kita terus bermalas diri karena bagaimanapun juga perlu perjuangan keras untuk mewujudkan semua impian dan untuk itu kita harus selalu memotivasi diri kita agar kita tidak pernah ketinggalan akan sesuatu yang ingin kita dapatkan.
Jangan menunggu orang lain mendorong kita untuk bangkit, tapi berusahalah untuk membangkitkan diri sendiri. Dan sekalipun ada orang yang mendorong kita untuk maju, kita tetap tidak akan bisa maju jika kita tidak berusaha memotivasi diri kita untuk maju, karena semuanya yang akan terjadi pada diri kita kita sendirilah yang menentukan.
Alangkah baiknya kita memotivasi diri sendiri untuk mengubah rasa malas itu menjadi semangat, karena bila kita malas terus-menerus kita tidak akan pernah mendapatkan hal yang kita inginkan, seperti ingin merubah penampilan, kemampuan, atau ingin mendapatkan uang misalnya, semua itu tidak akan pernah terwujud jika kita terus bermalas diri karena bagaimanapun juga perlu perjuangan keras untuk mewujudkan semua impian dan untuk itu kita harus selalu memotivasi diri kita agar kita tidak pernah ketinggalan akan sesuatu yang ingin kita dapatkan.
Jangan menunggu orang lain mendorong kita untuk bangkit, tapi berusahalah untuk membangkitkan diri sendiri. Dan sekalipun ada orang yang mendorong kita untuk maju, kita tetap tidak akan bisa maju jika kita tidak berusaha memotivasi diri kita untuk maju, karena semuanya yang akan terjadi pada diri kita kita sendirilah yang menentukan.
Subscribe to:
Posts (Atom)