Pernah ga sih kamu ngerasa iri dengan orang lain yang lebih baik dari kamu dan kamu ingin tampil lebih baik dari orang tersebut? Pasti semuanya pernah merasa ingin tampil lebih baik dibanding dengan yang lainya. Menurut saya hal tersebut wajar-wajar saja asalkan kita ingin tampil lebih baik itu di bidang yang positif. Tapi kalau rasa iri kita itu menyangkut hal negatif rasanya ga wajar karena iri pada hal yang ga baik itu salah.
Kita ini manusia dan wajar jika kita memiliki perasaan iri terhadap orang lain, namun jangan sampai iri yang berlebihan karena dosa hukumnya.
Dengan adanya perasaan iri maka orang akan bersaing untuk menjadi yang terbaik, dan ini ada baiknya juga kan, jika kita bisa memanfaatkan perasaan seperti ini untuk tujuan yang baik pula, misalnya; dengan merasa tersaingi kita akan terdorong untuk lebih maju dan ini berarti rasa iri kita itu akan menciptakan persaingan yang positif. Maksudnya positif disini kita berniat ingin lebih maju dari orang yang lebih maju dari kita dan itu baguskan karena akan mendorong kemajuan kita. Namun perlu diingat kita boleh iri dan boleh bersaing dengan orang lain dalam hal positif saja dan jangan sampai iri kita berlebihan. Iri yang berlebihan dapat menciptakan persaingan yang negatif dan bisa membuat kita melakukan segala cara untuk menjadi yang terbaik.
Lakukanlah persaingan yang positif dengan saingan-sainganmu, kalahkanlah mereka dengan cara yang baik. Pasti tahukan cara yang baik itu seperti apa. Contoh: Kamu iri dengan temanmu yang selalu menjadi juara kelas dan kamu ingin bersaing denganya. Kamu bisa melakukan persaingan dengan cara positif, yaitu belajar lebih tekun dari sebelumnya serta melakukan hal-hal yang bisa menambah wawasanmu agar kamu bisa mengalahkannya dan menjadi lebih baik darinya.
Success ya,,,
Banyak orang di dunia ini yang kurang menyadari pentingnya membangun hidup. Hidup akan lebih sulit jika kita tidak memiliki keinginan untuk membangunya menjadi lebih baik, perubahan hidup hanya akan terjadi jika kita belajar membangun hidup.
Laman
Melz "Collection"
Selamat Datang
Oct 15, 2010
Oct 13, 2010
Merubah pola fikir
Pola fikir sangat menentukan pribadi seseorang karena sikap dan perilaku seseorang sangat ditentukan oleh pola fikir yang ia miliki, pola fikir orang berbeda-beda, ada yang pola fikirnya berorientasi pada kemajuan dan ada pula yang pola fikirnya menjerumuskan dirinya pada kehancuran.
Kebanyakan orang-orang yang memiliki pola fikir yang baik selalu menjadi orang-orang yang maju dan berhasil, karena apa yang ada difikiranya selalu menjurus pada hal-hal yang lebih positif, beda lagi dengan orang yang fikiranya selalu mengarah pada hal negatif mereka akan cendrung memiliki banyak masalah yang timbul dari fikiranya sendiri dan yang akan menjadi hambatan dirinya untuk maju.
Siapapun orangnya ia tidak akan pernah bisa menjadi lebih baik jika ia tidak bisa mengubah pola fikirnya oleh karena itu jika kita ingin merubah diri kita menjadi lebih baik kita harus bisa merubah pola fikir yang kita miliki. Merubah pola fikir memang tidak gampang butuh waktu untuk menghilangkan semua fikiran-fikiran buruk yang sudah terbiasa kita fikirkan, apalagi yang sudah tertanam kuat didalam otak pastinya sangat sulit untuk dihilangkan. Namun apapun pasti bisa dirubah selama kita mau berusaha.
Biasakanlah memikirkan hal-hal positif untuk kebaikan kita, dan kembangkanlah fikiran-fikiran positif yang kita miliki agar kita terbiasa untuk selalu mengingat hal-hal yang baik dan jika fikiran kita tentang hal-hal positif sudah tertanam kuat maka kita tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang bisa memberikan dampak buruk bagi fikiran kita.
Seperti yang pernah saya ceritakan di entri lawas bahwa fikiran kita itu akan mempengaruhi diri kita sendiri, setiap tindakan yang kita lakukan berawal dari apa yang kita fikirkan, fikiran positif akan mendatangkan hal-hal positif dan fikiran nrgatif akan mendatang kan hal-hal yang negatif, jadi jika kamu ga mau menjadi orang yang gagal dan ingin tujuanmu tercapai rubah dan arahkanlah pola fikirmu ke arah yang lebih baik.
Kebanyakan orang-orang yang memiliki pola fikir yang baik selalu menjadi orang-orang yang maju dan berhasil, karena apa yang ada difikiranya selalu menjurus pada hal-hal yang lebih positif, beda lagi dengan orang yang fikiranya selalu mengarah pada hal negatif mereka akan cendrung memiliki banyak masalah yang timbul dari fikiranya sendiri dan yang akan menjadi hambatan dirinya untuk maju.
Siapapun orangnya ia tidak akan pernah bisa menjadi lebih baik jika ia tidak bisa mengubah pola fikirnya oleh karena itu jika kita ingin merubah diri kita menjadi lebih baik kita harus bisa merubah pola fikir yang kita miliki. Merubah pola fikir memang tidak gampang butuh waktu untuk menghilangkan semua fikiran-fikiran buruk yang sudah terbiasa kita fikirkan, apalagi yang sudah tertanam kuat didalam otak pastinya sangat sulit untuk dihilangkan. Namun apapun pasti bisa dirubah selama kita mau berusaha.
Biasakanlah memikirkan hal-hal positif untuk kebaikan kita, dan kembangkanlah fikiran-fikiran positif yang kita miliki agar kita terbiasa untuk selalu mengingat hal-hal yang baik dan jika fikiran kita tentang hal-hal positif sudah tertanam kuat maka kita tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang bisa memberikan dampak buruk bagi fikiran kita.
Seperti yang pernah saya ceritakan di entri lawas bahwa fikiran kita itu akan mempengaruhi diri kita sendiri, setiap tindakan yang kita lakukan berawal dari apa yang kita fikirkan, fikiran positif akan mendatangkan hal-hal positif dan fikiran nrgatif akan mendatang kan hal-hal yang negatif, jadi jika kamu ga mau menjadi orang yang gagal dan ingin tujuanmu tercapai rubah dan arahkanlah pola fikirmu ke arah yang lebih baik.
Oct 9, 2010
Semua ada tahapnya
Tugas, pekerjaan, dan hal lain yang menyibukan setiap harinya datang berturut-turut dan tiada henti namun kita tidak mungkin mengerjakan semuanya secara bersamaan karena kita akan kerepotan bila semua pekerjaan itu dikerjaan dalam waktu yang bersamaan, dan seandainya kita sanggupun yang ada kita akan merasa lelah dan hasilnya tidak akan maksimal.
Meskipun kita harus mengerjakan semua pekerjaan yang sudah menjadi kewajiban kita untuk mengerjakanya, namun bukan berarti kita harus mengerjakan pekerjaan tersebut secara bersamaan karena kita tidak seperti dispanser yang two in one yang bisa memanaskan air sekaligus mendinginkan air dalam waktu yang sama. Mungkin kita mampu seperti mesin melakukan banyak hal sekaligus namun tetap saja kemampuan kita itu ada batasnya. Semua pekerjaan yang harus kita kerjakan harus dikerjakan secara bertahap agar kita bisa menyelesaikannya dengan hasil yang maksimal setidaknya seperti yang kita harapkan.
Coba saja rasakan sendiri pekerjaan yang dikerjakan secara bertahap dan pekerjaan yang dikerjakan secara bersamaan atau sekaligus dikerjakan dalam waktu yang sama, hasilnya manakah yang lebih baik. Kalau menurut saya tentu saja yang dikerjakan secara bertahap hasilnya akan lebih baik. Misal; hari ini kamu mendapat tugas dari orang tuamu untuk membersihkan rumah, mulai dari menyapu, mengepel, mencuci dan lainnya tapi kamu juga masih punya tugas dari sekolah untuk menyelesaikan soal MTK. Kamu tidak mungkin mengerjakan semua dalam waktu yang sama, karena gak mungkin kamu menyapu sambil memasak, atau memasak sambil mengerjakan soal MTK, akan lebih baik jika kamu mengerjakanya secara bertahap. kamu sleseaikan dulu satu persatu seperti mencuci terlebih dahulu, kemudian menyapu, lalu mengepel dan seterusnya sampai semua pekerjaan rumah beres baru kamu kerjakan tugas dari sekolah dengan nyaman.
Lagi pula mengerjakan tugas yang numpuk sekaligus itu tidak baik karena akan membuat kita lelah dan stress.
Sekian saran dari saya, semoga saran saya ini bisa berguna buat kalian.
Meskipun kita harus mengerjakan semua pekerjaan yang sudah menjadi kewajiban kita untuk mengerjakanya, namun bukan berarti kita harus mengerjakan pekerjaan tersebut secara bersamaan karena kita tidak seperti dispanser yang two in one yang bisa memanaskan air sekaligus mendinginkan air dalam waktu yang sama. Mungkin kita mampu seperti mesin melakukan banyak hal sekaligus namun tetap saja kemampuan kita itu ada batasnya. Semua pekerjaan yang harus kita kerjakan harus dikerjakan secara bertahap agar kita bisa menyelesaikannya dengan hasil yang maksimal setidaknya seperti yang kita harapkan.
Coba saja rasakan sendiri pekerjaan yang dikerjakan secara bertahap dan pekerjaan yang dikerjakan secara bersamaan atau sekaligus dikerjakan dalam waktu yang sama, hasilnya manakah yang lebih baik. Kalau menurut saya tentu saja yang dikerjakan secara bertahap hasilnya akan lebih baik. Misal; hari ini kamu mendapat tugas dari orang tuamu untuk membersihkan rumah, mulai dari menyapu, mengepel, mencuci dan lainnya tapi kamu juga masih punya tugas dari sekolah untuk menyelesaikan soal MTK. Kamu tidak mungkin mengerjakan semua dalam waktu yang sama, karena gak mungkin kamu menyapu sambil memasak, atau memasak sambil mengerjakan soal MTK, akan lebih baik jika kamu mengerjakanya secara bertahap. kamu sleseaikan dulu satu persatu seperti mencuci terlebih dahulu, kemudian menyapu, lalu mengepel dan seterusnya sampai semua pekerjaan rumah beres baru kamu kerjakan tugas dari sekolah dengan nyaman.
Lagi pula mengerjakan tugas yang numpuk sekaligus itu tidak baik karena akan membuat kita lelah dan stress.
Sekian saran dari saya, semoga saran saya ini bisa berguna buat kalian.
Oct 8, 2010
Hargailah dirimu, maka oranglain akan menghargaimu
Setiap orang pasti ingin dihargai oleh orang lain kapanpun dan dimanapun, namun keadaan justru seringkali berkata sebaliknya kadang banyak sekali orang disekeliling kita yang tidak menghargai kita, dan pasti rasanya sakit jika tidak ada yang menghargai kita, memang kita hidup bukan untuk mencari penghargaan namun rasa ingin dihargai selalu ada dalam benak kita, dan hal itu wajar-wajar saja karena perasaan seperti itu sudah menjadi bagian dari sifat manusia.
Sebenarnya penghargaan atau penilaian yang orang lain berikan kepada kita tergantung dari diri kita sendiri. Jika kita sudah bisa menghargai diri sendiri tentu orang lain pun akan menghargai kita, dan tidak ada orang yang akan menghargai kita jika kita tidak bisa menghargai diri sendiri.
Jadi semuanya tergantung dari diri kita pribadi, kita tidak perlu berharap orang lain akan memikirkan kita, mempedulikan kita, lalu memuji-muji kita, dan berharap yang baik-baik yang akan mereka berikan kepada kita, kita tidak perlu melakukan itu karena dengan kita menghargai diri sendiri pun maka dengan sendirinya mereka akan menghargai kita.
Terkadang kita menyalahkan oranglain menganggap mereka jahat karena tidak ada yang mau menerima dan mengertikan kita seperti yang kita ingin, padahal sebenarnya bukan begitu, semua orang itu sifatnya sama saja mereka sama-sama memilki penilaian tersendiri, mereka lebih mengetahui siapa yang akan mereka puji, siapa yang akan mereka dekati, dan siapa yang akan mereka pilih, penghargaan semacam itu akan mereka berikan kepada orang-orang yang bisa menghargai dirinya sendiri, dan setiap orang begitu bukan karena mereka jahat atau tidak baik, namun justru karena mereka mempunyai perasaan yang baik mereka tahu mana orang yang sudah berusaha menjadi orang yang lebih baik dan mana yang belum, dan tentunya hati merekapun akan memilih dan memberikan penghargaan / akan menghargai orang yang selalu berusaha menjadi orang yang sempurna, sehingga secara spontan orang akan menghargai oranglain yang sudah menghargai dirinya sendiri.
Sebenarnya penghargaan atau penilaian yang orang lain berikan kepada kita tergantung dari diri kita sendiri. Jika kita sudah bisa menghargai diri sendiri tentu orang lain pun akan menghargai kita, dan tidak ada orang yang akan menghargai kita jika kita tidak bisa menghargai diri sendiri.
Jadi semuanya tergantung dari diri kita pribadi, kita tidak perlu berharap orang lain akan memikirkan kita, mempedulikan kita, lalu memuji-muji kita, dan berharap yang baik-baik yang akan mereka berikan kepada kita, kita tidak perlu melakukan itu karena dengan kita menghargai diri sendiri pun maka dengan sendirinya mereka akan menghargai kita.
Terkadang kita menyalahkan oranglain menganggap mereka jahat karena tidak ada yang mau menerima dan mengertikan kita seperti yang kita ingin, padahal sebenarnya bukan begitu, semua orang itu sifatnya sama saja mereka sama-sama memilki penilaian tersendiri, mereka lebih mengetahui siapa yang akan mereka puji, siapa yang akan mereka dekati, dan siapa yang akan mereka pilih, penghargaan semacam itu akan mereka berikan kepada orang-orang yang bisa menghargai dirinya sendiri, dan setiap orang begitu bukan karena mereka jahat atau tidak baik, namun justru karena mereka mempunyai perasaan yang baik mereka tahu mana orang yang sudah berusaha menjadi orang yang lebih baik dan mana yang belum, dan tentunya hati merekapun akan memilih dan memberikan penghargaan / akan menghargai orang yang selalu berusaha menjadi orang yang sempurna, sehingga secara spontan orang akan menghargai oranglain yang sudah menghargai dirinya sendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)