Selamat Datang

Mar 8, 2011

Perencanaan pembangunan ekonomi

Dalam membangun dan mengembangkan ekonomi perencanaan pembangunan ekonomi memang sangat penting, karena tanpa adanya perencanaan yang baik suatu usaha yang diciptakan tidak akan memiliki status yang jelas, atau hasil yang diperoleh oleh perusahaan tersebut tidak akan terlihat arah dan masa depannya, dan akan sulit untuk mendeteksi perkembangannya karena hasilnya tidak akan ketahuan secara pasti. Karena itu diperlukan perencanaan yang baik yang dihasilkan dari pemikiran yang matang untuk  menjalankan, mengembangkan, serta mempertahankan  suatu  usaha agar semuanya berjalan lancar sesuai tujuan.
Untuk membuat sebuah rencana memang tidak begitu sulit, namun kenyataanya menjalankan rencana itulah yang sulit, sama halnya dalam kehidupan sehari-hari setiap orang mempunyai rencana kemudian mereka membuat rencana dengan harapan akan memperoleh hasil yang sesuai dengan apa yang telah direncanakan namun kenyataanya banyak sekali yang rencananya gagal dikarenakan mereka tidak melakukan sesuatu untuk rencana yang telah mereka buat. Begitu juga dengan membangun usaha, rencana saja tidak akan cukup, diperlukan tindakan dan keputusan untuk menjalankan rencana yang telah dibuat sebelumnya. Jika kita hanya berencana saja namun tidak melakukan tindakan apa-apa maka hancurlah rencana yang kita buat dan rencana tanpa tindakan maka hasilnya pasti buruk.
Perencanaan pembangunan ekonomi akan sangat diperlukan karena memeliki banyak fungsi yang bermanfaat diantaranya:
  • Berfungsi sebagai pegangan atau prinsip seseorang/ organisasi/ lembaga dalam menjalankan usahanya
  • Untuk mengatur jalanya suatu perusahaan
  • Meninjau perkembangan suatu  perusahaan
  •  Memberikan semangat dan dorongan tersendiri bagi  usaha yang dijalankan
  •  Membantu orang-orang dalam mengambil keputusan
  • Menghindari hal-hal yang akan menjadi penyebab kerugian. dll.
Dengan melihat beberapa fungsi diatas maka dapat dikatakan bahwa suatu rencana itu penting dan suatu rencana akan sangat membantu para pengusaha yang menjalankan ekonomi dalam menjalankan usahanya, apalagi jika rencana itu disertai dengan tindakan yang tepat maka hasilnya pasti akan memuaskan.

Mar 1, 2011

Strategi pembangunan ekonomi nasional

Strategi pembangunan ekonomi nasional di indonesia salah satunya adalah UMKM (usaha mikro kecil menengah).
UKM merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di indonesia karena dengan adanya UKM akan turut meningkatkan kesejahteraan negara indonesia dan turut memperbaiki pembangunan ekonomi indonesia, UKM merupakan usaha produktif milik keluarga atau perorangan warga indonesia dan memiliki penghasilan paling banyak Rp.100.000.000 pertahun. Usaha mikro dapat mengajukan kredit ke bank paling banyak Rp.50.000.000.
Jika ditinjau dari perkembanganya usaha mikro ini merupakan pasar potensial yang dapat memperbaiki kehidupan dan kesejahteraan bangsa kita, untuk itu pemerintah telah turut membantu dalam memberikan kebijakan yang berupa dana yang diberikan oleh pihak bank kepada orang-orang yang berjiwa kreatif untuk mendirikan usahanya.

Contoh usaha mikro atau UKM diantaranya:
  • Peternak
  • Pedagang kaki lima
  • Penjahit
  • Pembuat kerajinan. Dll
Bantuan yang di berikan oleh pihak bank terhadap para pengusaha kecil merupakan kebijakan pemerintah yang termasuk kedalam strategi untuk meningkatkan perekonomian indonesia, walaupun yang menjalankanya adalah para pengusaha itu sendiri namun secara tidak langsung dapat turut membantu penghasilan negara. Sesuai dengan prinsip negara kita dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Itu berarti strategi pembangunan negara juga karena adanya partisipasi dari rakyat.

Feb 24, 2011

Arti sistem

Sistem adalah susunan komponen yang saling berhubungan satu sama lain, sehingga antara komponen-komponen itu akan saling bergantung terhadap komponen yang lainya untuk mencapai suatu tujuan.
Sitem akan selalu ada di setiap bidang mialnya saja di bidang ekonomi setiap usaha yang berhubungan dengan ekonomi pasti menggunakan sistem yang terbentuk dari komponen-komponen yang saling berkaitan. Arti sitem di bidang ekonomi yaitu:
Susunan komponen-komponen yang dapat membantu jalanya perekonomian yang terususun secara teratur membentuk suatu sistem tertentu yang dirancang sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang di inginkan sehingga dengan berjalanya sitem tersebut perekonomian berjalan lancar. Komponen-komponen itu sendiri dapat berupa orang  yang menjalankan, modal, tempat, waktu, cara kerja dan termasuk semua hal yang mempengaruhi jalanya perekonomian itu.
Sistem ekonomi akan sangat mempengaruhi keberhasilan perekonomian suatu bidang usaha. Jika usaha itu menerapkan sistem yang baik dalam menjalankan usahanya maka usaha yang dibangun tersebut akan berkembang baik dan memperoleh hasil yang memuaskan, namun bila sistem yang diterapkan tidak teratur maka hasilnya pun kurang memuaskan.
Oleh karena itu sistem sangat diperlukan dalam membangun suatu usaha.

Feb 13, 2011

Gunakan perasaan untuk menghadapi orang lain

Aku punya cerita tentang menghadapi orang lain yang selalu bertabrakan dengan diriku, aku sempat dibuat pusing dengan sikap mereka dimana-mana kami selalu berselisih dan tidak pernah akur. Masalah seperti ini memang hal yang wajar karena pasti siapapun pernah berselisih, berdebat, atau bertengkar namun aku bukan ingin menceritakan perselisihan yang terjadi diantara kami melainkan ingin berbagi tentang cara menyelesaikan masalah seperti yang aku alami ini. Mungkin ini terasa spele namun disadari atau tidak disadari hal seperti ini dapat menghalangi rezeki yang akan datang pada kita, karena perselisihan dapat mengganggu fikiran sehingga harapan kita untuk mencapai sesuatu akan menemui halangan bila hubungan kita dan orang lain tidak baik. Untuk itu sebisa mungkin kita harus bisa menjaga hubungan baik dengan orang-orang, karena mereka adalah sesuatu yang dapat mengangkat dan menjatuhkan derajat kita.
Aku sangat ingin sekali dekat dengan mereka namun hatiku selalu bertabrakan, meskipun kami tidak pernah sampai mengalami ribut besar namun selalu tiba-tiba suasana hatiku merasa kacau dan tidak nyaman saat dekat dengan kedua orang itu.
Siang malam aku selalu berdoa dan meminta kepada tuhan agar hubungan kami bisa berubah kembali menjadi baik. Akhirnya tuhan pun menjawab do'aku dengan menunjukan letak kesalahanku.
Awalnya aku selalu menghadapi mereka dengan akalku tanpa melibatkan perasaan, aku selalu berfikir untuk mengalahkan mereka dengan menyiapakan kata-kata yang dapat membuat mereka diam, setiap mereka bicara aku lawan balik dengan bicara juga namun omongan kita malah mengarah ke debat yang ujung-ujungnya menimbulkam perselisihan. Dalam hati aku sangat mencintai mereka namun entah mengapa kami tidak bisa menyatu saat kami bertemu. Aku sempat berfikir negatif dalam hati aku berkata "Sepertinya mereka dan aku tidak akan pernah bisa bersatu dan tuhan mengirimkan perasaan seperti ini agar aku sadar bahwa aku harus menjauh dari mereka". Namun ternyata itu hanya fikiran ku yang salah, untungnya aku sempat tersadar dan aku kembali berfikir positif dan yakin bahwa aku bisa bersama dengan mereka aku tetap bertahan disamping mereka meskipun hatiku sendiri sulit menerima.
Tuhan menjawab do'aku dengan memberikanku perasaan, dan aku tahu perasaan itu adalah bantuan yang tuhan berikan padaku, perasaan sayang terhadap mereka. Kemudian aku menggunakan perasaanku lebih banyak saat menghadapi mereka tuhan telah memberikan ku rasa kasih sayang lalu aku tanamkan kasih sayang itu pada mereka dan ternyata kasih sayang dan sikap optimisku membuahkan hasil dan hasilnyapun tidak jauh berbeda dengan yang aku tanamkan, mereka berbalik menyayagiku, sekarang mereka mulai menggunakan perasaan mereka, akupun mulai merasakan kasih sayang mereka yang begitu besar kepadaku,. Kini mereka selalu tersenyum saat bersamaku dan obrolan kamipun menjadi terasa nyambung dan menyenangkan, kamipun menjadi dekat seperti semula dan akupun semakin bersemangat untuk menjalani hari-hariku tanpa menemukan halangan untuk melangkah kedepan.
Dari sana aku sadar bahwa aku telah menggunakan cara yang salah ternyata aku terlalu banyak menggunakan akalku mungkin karena aku selalu sibuk sampai aku melupakan perasaanku sendiri. Ternyata hidup harus seimbang terlalu banyak menggunakan akal kita tidak dapat menikmati perasaan, dan perasaan itu merupakan anugrah terindah yang telah tuhan berikan kita.


Feb 12, 2011

SISTEM EKONOMI DAN SEJARAHNYA DI INDONESIA

SISTEM EKONOMI
Sistem ekonomi merupakan perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang digunakan dalam mencapai tujuan seseorang, lembaga, atau perusahaan yang di kumpulkan menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Jadi dalam suatu sistem ekonomi terdapat tatanan aturan-aturan yang merupakan hasil rancangan yang telah disempurnakan oleh para pelaku ekonomi yang telah mengerti tentang cara mengendalikan perekonomian. Sistem ekonomi memiliki fungsi antara lain;
  • Dorongan untuk melakukan produksi
  • Metode untuk mengorganisasikan kegiatan individu
  • Mengendalikan jalanya distribusi
  • Mengatur dan mengendalikan perekonomian agarhasilnya sesuai harapan

SEJARAH SISTEM EKONOMI INDONESIA
  1.  Masa Pasca Kemerdekaan (1945-1950)
    Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :
    Inflasi yang sangat tinggi, disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang.
      Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, pada masa ini salah satunya  : Kasimo Plan yang intinya mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Dengan swasembada pangan, diharapkan perekonomian akan membaik (Mazhab Fisiokrat : sektor pertanian merupakan sumber kekayaan).
  2.  Masa Demokrasi Liberal (1950-1957)
    Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.
    Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain :
a)Gunting Syarifuddin
b)Program Benteng (Kabinet Natsir)
c)Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951
d)Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I)
e)Pembatalan sepihak atas hasil-hasil KMB, termasuk pembubaran Uni Indonesia-Belanda.

3) Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1966)
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik,dan ekonomi (Mazhab Sosialisme). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain :
a)Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut :Uang kertas pecahan Rp 500 menjadi Rp 50, uang kertas pecahan Rp 1000 menjadi Rp 100, dan semua simpanan di bank yang melebihi 25.000 dibekukan.
b)Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin. Dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-baranga naik 400%.
c)Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi.
Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah, dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. Sekali lagi, ini juga salahsatu konsekuensi dari pilihan menggunakan sistem demokrasi terpimpin yang bisa diartikan bahwa Indonesia berkiblat ke Timur (sosialis) baik dalam politik, eonomi, maupun bidang-bidang lain.

3. Masa Orde Baru
Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden soeharto di Indonesia. Orde Baru menggantikan Orde lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan oleh Soekarno pada masa Orde Lama.
Orde Baru berlangsung dari tahun 1966 hingga 1998. Dalam jangka waktu tersebut, ekonomi indonesia berkembang pesat meskipun hal ini terjadi bersamaan dengan praktik korupsi yang merajalela di negara ini. Selain itu, kesenjangan antara rakyat yang kaya dan miskin juga semakin melebar.
Pada awal orde baru, stabilisasi ekonomi dan stabilisasi politik menjadi prioritas utama. Program pemerintah berorientasi pada usaha pengendalian inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Pengendalian inflasi mutlak dibutuhkan, karena pada awal 1966 tingkat inflasi kurang lebih 650 % per tahun.
Setelah melihat pengalaman masa lalu, dimana dalam sistem ekonomi liberal ternyata pengusaha pribumi kalah bersaing dengan pengusaha nonpribumi dan sistem etatisme tidak memperbaiki keadaan, maka dipilihlah sistem ekonomi campuran dalam kerangka sistem ekonomi demokrasi pancasila. Ini merupakan praktek dari salahsatu teori Keynes tentang campur tangan pemerintah dalam perekonomian secara terbatas.
Dampak negatifnya adalah kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan sumber-sumber daya alam, perbedaan ekonomi antar daerah, antar golongan pekerjaan dan antar kelompok dalam masyarakat terasa semakin tajam, serta penumpukan utang luar negeri. Disamping itu, pembangunan menimbulkan konglomerasi dan bisnis yang sarat korupsi, kolusi dan nepotisme. Pembangunan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi tanpa diimbangi kehidupan politik, ekonomi, dan sosial yang adil. Sehingga meskipun berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi secara fundamental pembangunan nasional sangat rapuh.
Pada pertengahan 1997, Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia (salah satinya ditinjukan dengan: Krisis finansial Asia), disertai kemarau terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak, gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. Rupiah jatuh, inflasi meningkat tajam, dan perpindahan modal dipercepat. Para demonstran, yang awalnya dipimpin para mahasiswa meminta pengunduran diri Soeharto. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas, Soeharto mengundurkan diri pada 2 Mei 1998, tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden, B.J.Habibie, untuk menjadi presiden ketiga Indonesia.
Habibie berhasil meletakkan pondasi baru yang terbukti lebih kokoh dan kuat menghadapi perubahan jaman.
 
4. Sistem ekonomi pancasila (demokrasi ekonomi) 1998 sekarang
Aturan main sistem ekonomi Pancasila yang lebih ditekankan pada sila ke-4 kerakyatan (yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan) menjadi slogan baru yang diperjuangkan sejak reformasi. Melalui gerakan reformasi banyak kalangan berharap hukum dan moral  dapat dijadikan landasan pikir dan landasan kerja. Sistem ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang memihak dan melindungi kepentingan ekonomi rakyat melalui upaya-upaya dan program-program pemberdayaan ekonomi rakyat. Sistem ekonomi kerakyatan adalah sub-sistem  dari sistem ekonomi Pancasila,  yang  diharapkan mampu meredam ekses  kehidupan  ekonomi  yang liberal.